BERITA
Diposting pada : 2017-10-06 | Oleh : Affan_Indonesia

Mahasiswa Universitas Sains Al Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo yang tergabung dalam kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di desa Sidorejo kecamatan Bandongan kabupaten Magelang melakukan terobosan program unggulan, program yang notabene merupakan program Kementrian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Magelang dengan nama GERAKAN TANAM CABAI. Dengan bimbingan dan arahan dari Dosen Pendamping Lapangan Bapak Sunaryo, S.Pd.T, M.M,  TIM Kuliah Pengabdian Masyarakat desa Sidorejo kecamatan Bandongan kabupaten Magelang  menggandeng BALITBANG Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah sebagai penyedia bibit cabai siap tanam.

KPM-17_sidorejo03

Program Gerakan Tanam Cabai merupakan terobosan baru dalam rangka mengstabilk

an harga cabai yang harganya selalu tidak stabil, kenaikan harga cabai bahkan mampu menembus harga Rp. 100.000 di pasaran. Sehingga biaya pengeluaran rumah tangga sebagai konsumen cabai tidak dapat diprediksikan dengan baik, anggaran rumah tangga untuk biaya lain-lain tersedot untuk membeli cabai.

KPM-2017_sidorejo07

TIM KPM UNSIQ membagikan enam ribu lebih bibit cabai dan polybag yang dibagikan secara gratis untuk pemberdayaan Kader Penggerak PKK (Pembina Kesejateraan Keluarga), nantinya tim Penggerak PKK akan menggerakkan kegiatan penanaman cabai di tingkat rumah tangga di dusun Candi, Jlapan, Jetak 1, Jetak 2 desa Sidorejo kecamatan Bandongan kabupaten Magelang dalam rangka pelaksaan program tersebut. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan atau halaman rumah warga, sehingga pertumbuhan dan perawatan akan selalau terpantau yang nantinya tanaman cabai tersebut mampu tumbuh dengan baik. Sementara itu sambutan dari warga masyarakat sangat antusias dalam merespon kegiatan tersebut, permintaan akan bibit cabai siap tanam dari warga masyarakat desa Sidorejo terus berlanjut sampai program KPM Mahasiswa Universitas Sains Al Qur’an selesai.

KPM-17_sidorejo02

Program tersebut akan terus berlanjut dilaksanakan di desa Sidorejo. Muhammad Idris salah satu perwakilan TIM KPM dalam sambutannya diacara Khotmil Qur’an dan Perpisahan Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Sains Al Qur’an menyampaikan secara terbuka bahwa “Program GERTAM CABAI di desa Sidorejo adalah yang pertama dibanding desa-desa yang lain di Kabupaten Magelang, ini merupakan prestasi dari bentuk kerjasama dan koordinasi yang baik antara TIM KPM UNSIQ, TIM PENGGERAK PKK, PEMERINTAH DESA SIDOREJO dan BALITBANG Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah, program ini diharapkan dapat berlanjut setelah Mahasiswa KPM UNSIQ menyelesaikan tugasnya.

KPM-2017_sidorejo05

Masyarakat melalui ketua kelompok masing-masing diberi kesempatan untuk mengambil sendiri kebutuhan bibit cabai ke BALITBANG Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah sebagai penyedia bibit siap tanam, TIM KPM UNSIQ telah membukakan jalan dan pintu antara masyarakat desa Sidorejo dengan BALITBANG Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Perta